Jumat, 19 Juli 2013

Umur Tanaman Kopi yang Ideal Berapa sih?


Halo selamat sore pecinta kopi. Apa kabarnya nih? Sore – sore gini paling enak nih menyeruput kopi panas. Ya gak? Hehehe. Oya kali ini saya akan membahas tentang, berapa sih umur ideal tanaman kopi yang produktif itu. Tanpa nunggu aba – aba lagi ya. Yuk simak langsung!

Dalam penelitian yang dilaksanakan oleh Ucu Sumirat dari Pusat Peneliti Kopi dan Kakao Indonesia (Puslitkoka) atau Indonesian Coffee and Cocoa Research Institute (ICCRI) menyebutkan bahwa, umur yang pas dari tanaman kopi yang produktif itu adalah 5 tahun sampai 20 tahun.

Jika lewat dari umur 20 tahun, tanaman kopi tersebut dapat digolongkan menjadi tanaman kopi yang tua. Pada kenyataannya, tidaklah sulit menemukan tanaman kopi yang berusia hingga 30 tahun di perkebunan – perkebunan di Indonesia.

Kita bisa lihat dari bentuk atau morfologi dari tanaman kopi itu tua atau masih muda. Kalau tanaman kopi nya sudah tua atau berumur, tekstur batangnya lebih besar, dan sering keropos. Sangat tidak bagus untuk menopang produktifitas buah.

Dan juga, tanaman kopi yang tua akarnya tidak bagus lagi untuk menyerap bahan makanan dari dalam tanah. Otomatis, produktifitas tanaman kopi yang sudah tua lebih rendah dibanding tanaman kopi yang masih muda.
Sebagai lembaga yang lebih dari 100 tahun aktif meneliti kopi di Indonesia, Puslitkoka melaksanakan penelitian tentang efek akibat penurunan produktifitas akibat populasi tanaman kopi yang tua, yaitu yang terjadi di Lampung. Ditjen Perkebunan mencatat, provinsi Lampung adalah provinsi produsen kopi terbesar kedua di Indonesia, setelah Sumatera Utara. Luas areal perkebunan kopi yang mencapai 163,179 hektar, membuat provinsi ini bisa memproduksi kopi sebesar 1 ton per hektarnya.

Populasi tanaman kopi di Lampung berkisar 2000 pohon per hektar. Lewat ilustrasi yang diberikan oleh Pujiyanto itu, bisa diperkirakan populasi tanaman kopi di Lampung menyentuh angka 326 juta pohon. Jumlah lahan turun temurun yang umur pengelolaannya lebih dari 20 tahun itu diperkirakan menyentuh angka 50 persen dari total lahan kopi di Lampung.

Menurut Teguh Wahyudi, Direktur Puslitkoka, tanaman kopi tua di Lampung itu berpotensi menghilangkan produktifitas sebesar 50 persen. Itu baru di daerah Lampung. Belum di daerah – daerah produsen kopi lainnya seperti Aceh, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan lain – lain.

Tidak hanya Lampung yang mengalami fenomena tanaman kopi tua. Menurut data USDA, populasi tanaman kopi tua di Indonesia menyentuh angka 30 persen dari total populasi tanaman kopi di Indonesia.
Apabila masalah ini tidak segera ditindak lanjuti, Indonesia yang notabenenya produsen kopi terbesar ketiga di dunia bisa menurun. Tinggal tunggu waktu saja. Produksi menurun, penghasilan petani menurun, ekspor menurun, dan devisa negara menurun. Semua menurun, hehe.

Dibutuhkan perhatian dan kerjamasama oleh semua pihak, yaitu pemerintah, pihak pengusaha, pihaks swasta, dan juga para petani yang menjadi peranan langsung dalam mata rantai produksi dan bisnis kopi.
Nah sekian dulu deh tulisan saya yang ngebahas umur ideal tanaman kopi. Ternyata sampe bertahun – tahun ya, wih keren pantesan aja kopinya nikmat banget (apasih, hehe). Semoga bermanfaat ya artikel ini. Terimakasih!



SHARE THIS POST

Sabtu, 13 Juli 2013

Sejarah Kopi di Dunia maupun Indonesia

Setelah menulis tentang jenis kopi yang ada di dunia maupun Indonesia, saya jadi kepingin berbagi artikel tentang sejarah kopi yang ada di dunia maupun Indonesia juga. Langsung aja deh. Selamat menyimak!

Sejarah kopi berawal pada abak ke – 9 di daratan tinggi Ethiopia lalu menyebar ke negara Mesir dan Yaman. Sampai, pada abad ke – 15 menjangkau luas ke negara Afrika Utara, Persia, dan Turki.

Permulaan Sejarah Kopi


Awalnya, pada tahun 1512 masyarakat tidak menerima keberadaan kopi itu. Bahkan, Majelis Keagamaan di Makkah tidak memperbolehkan masyarakatnya untuk mengkonsumsi kopi dikarenakan efek yang timbul dari mengkonsumsi kopi itu sendiri.
Tapi makin kesininya, kesultanan Mesir yaitu Sultan Selim I menghilangkan larangan untuk mengkonsumsi kopi itu. Pada abad ke 17 pun kopi mulai menyebar lalu popular di beberapa negara di Eropa.

Menurut sejarah kopi yang diambil dari situs Wikipedia mengatakan, orang – orang Belanda lah yang pertama kali mengimpor kopi dalam jumlah besar. Selain mengimpor dalam jumlah besar, orang Belanda pada tahun 1690 – 1691 juga mulai menyelundupkan kopi karena tanaman kopi mentah tidak diijinkan keluar dari wilayah Arab. Tidak hanya stop disitu, dan sampe sekarang kopi yang dibawa oleh orang – orang Belanda itu bisa sampai ke Indonesia yaitu pulau Jawa. Itulah awalnya kopi bisa ditanam oleh orang Belanda.

Sejarah Kopi di Indonesia


Kenapa sih bisa dinamain Kopi? Nah kata “kopi” itu sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu “qwah” yang artinya kekuatan. Kata “qwah” kemudian dikembangkan oleh bangsa Turki menjadi kata “kahveh” dan orang Belanda menyebutnya dengan “koffie”.
Pada zaman Belanda di Indonesia, kata “koffie” lama – kelamaan mulai diserap oleh orang Indonesia menjadi kata “kopi”. Sampai saat ini pun kita masih menyebut buah / minuman itu kopi. Hehe.
Sejarah kopi di Indonesia berawal dari pertumbuhan ekonomi dan budaya masyarakat Indonesia. Indonesia memiliki iklim yang sangat cocok dalam produksi dan pertumbuhan kopi. Sampai sekarang, Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor kopi di dunia, khususnya kopi jenis Robusta dan jenis Arabika.

Nah itu dia tulisan saya tentang sejarah kopi. Semoga bermanfaat yaa. Sekian dan terimakasih!


SHARE THIS POST

Jumat, 12 Juli 2013

Jenis - jenis kopi yang ada di Dunia maupun Indonesia


Halo selamat pagi para pecinta kopi. Apa kabarnya nih? Cuaca pagi yang dingin gini enaknya ditemani secangkir kopi hangat ya. Setuju? Hahaha. Kembali lagi nih ketemu saya, walaupun di dalam blog tapi tulisan saya berbicara. Heheh.

Nah kali ini saya akan ngebahas tentang beberapa jenis kopi yang ada di dunia maupun akirat (lho?!). Hehe yang tadi bercanda yaa, serius amat pak pagi – pagi. Bercandaan sama kopi di cangkir itu seru lho (wah ini lebih gila lagi). Hahaha. Oke – oke kita serius sekarang. Ya, saya akan mengulas tentang beberapa jenis kopi yang ada di dunia. Yaudah, langsung aja. Yuk simak!

Kopi Robusta


Kopi ini adalah jenis kopi spesies asli dari Negara Afrika bagian tengah dan barat, daerah Sahara. Kopi ini termasuk dalam keluarga Rubiaceae. Walaupun dikenal sebagai Kopi Robusta, namun secara ilmiah jenis kopi ini diidentifikasi sebagai coffea canephora, yang mempunyai dua varietas yaitu Robusta dan Nganda.

Kopi Arabika


Kopi ini adalah jenis kopi yang berasal dari tanah Brasil dan Etiopia. Diyakini, Kopi Arabika ini adalah spesies kopi pertama yang dibudidayakan oleh masyarakat Etiopia selama lebih dari 100 tahun. Kopi arabika mengandung lebih sedikit kafein daripada jenis kopi lainnya. Itu yang membuat jenis kopi ini lebih nikmat ketimbang kopi robusta.

Kopi Luwak


Kopi ini adalah jenis kopi yang harganya mahal dan juga proses produksinya yang unik. Pada tau kan produksinya kaya gimana? Yaps, kopi luwak merupakan hasil dari biji kopi yang dimakan oleh binatang Luwak, setelah itu Luwak mengeluarkan kotoran. Di kotoran itu masih terdapat biji kopi yang tidak tercerna oleh sistem pencernaanya. Itu yang membuat rasa kopi Luwak menjadi eksotis dan tentunya mantap!

Kopi Toraja


Kopi ini adalah jenis kopi yang berasal dari Tana Toraja, Sumatera. Kopi toraja mempunyai kandungan asam yang sedikit dan biji kopinya yang berbobot. Kopi ini sangat terkenal, bahkan Negara Jepang dan Amerika Serikat sudah mematenkan kopi ini. (saya gak tau harus sedih atau bangga).

Kopi Kolombia


Kopi ini adalah jenis kopi yang ditanam di dataran tinggi Negara Kolombia. Memang, Kolombia merupakan Negara dengan penghasil kopi kedua terbesar didunia. Kopi Kolombia merupakan salah satu kopi yang terkenal dan terbaik di dunia. Teksturnya yang padat, kaya akan rasa, dan sangat seimbang membuat pecinta kopi senang akan jenis kopi ini.

Nah itu dia postingan beberapa jenis kopi dari saya. Kopi itu unik yaa, bermacam – macam jenisnya dan juga berasal dari berbagai Negara. Saya penasaran dengan kopi Toraja itu, rasanya bagaimana ya? Soalnya belum pernah ngerasain. Hehe. Suatu saat kalo ada kesempatan, mudah –mudahan bisa main ke Toraja terus nyicipin kopi khasnya (kok jadi curhat?! Ahaha). Sekian dulu deh postingan dari saya tentang jenis kopi. Terimakasih!

Eits, setelah tau jenis - jenis kopi, pasti pengin tau kan cara membuat kopi itu seperti apa? Yuk klik!



SHARE THIS POST

Kamis, 11 Juli 2013

Manfaat Minum Kopi Ternyata Banyak Lho!


Haloo selamat siang teman – teman pembaca! Apa kabar? Baik? Wah saya senang mendengarnya (walaupun gak kedengeran apa – apa, hehe). Sudah ngopi belum hari ini? Kalo belum, yuk hentikan dulu kegiatan kalian sekarang. Mari ngopi dulu dan biarkan secangkir kopi mengisi kembali energy dalam tubuh anda. Hehehe. Nah kalo kemarin saya sudah sempat bahasa tentang bahaya kopi, kali ini saya akan ngebahas tentang manfaat minum kopi. Penasaran? Yuk langsung aja disimak artikel saya!

Apa aja sih manfaat minum kopi itu?

Dapat Menurunkan Resiko Terkena Penyakit Diabetes Tipe 2


Dalam sebuah penelitian pada tahun 2012 mendapati kalo senyawa didalam kopi itu sangat berfungsi untuk membendung suatu zat di dalam tubuh yaitu human islet amyloid polypeptide yang berperan dalam perkembangan penyakit diabetes tipe 2 ini.

Baik untuk Sistem Reproduksi


Kopi sangat membantu untuk menurunkan resiko kanker prostat pada pria dan menurunkan resiko kanker endometrium pada wanita. Sebuah penelitian pada tahun 2011 mengatakan mendapati bahwa laki – laki yang sering mengkonsumsi kopi, paling tidak 6 cangkir per harinya mempunyai resiko terkena kanker prostat yang rendah, sebesar 20 persen dari yang tidak sering minum kopi. Sedangkan, untuk wanita yang sering minum kopi, paling tidak 4 cangkir per harinya mempunyai resiko terkena kanker endometrium lebih rendah, 25 persen dari yang tidak sering minum kopi.

Membantu Proses Penyembuhan setelah Operasi Usus Besar


Manfaat minum kopi yang ketiga adalah bagus buat temen – temen yang baru saja menjalani operasi usus besar. Dalam sebuah penelitian mengatakan bahwa dengan meminum kopi dapat membantu menyembuhkan fungsi usus agar kembali normal pada seseorang yang baru saja mengalami operasi usus buntu

Baik untuk Kulit


Taukah temen – temen kalo kopi itu dapat membantu jaringan pada kulit kita untuk menangkal penyakit kanker kulit? Iya, sebuah studi yaitu Cancer Research yang khusus meneliti kafein dalam kopi, mendapati bahwa peminum kopi mempunyai resiko lebih rendah untuk terjangkit penyakit kanker kulit.

Mengurangi Resiko Kanker Mulut


Sebuah studi besar baru – baru ini mendapati bahwa orang yang meminum 4 cangkir kopi perharinya mempunyai resiko 50 persen lebih rendah terkena penyakit kanker mulut dari pada yang tidak sering meminum kopi. Mantap!

Nah itu dia nih manfaat minum kopi itu apa aja. Walaupun kebanyakan orang mikir kalo sering minum kopi itu dapat menimbulkan efek yang buruk bagi kesehatan, ternyata memiliki banyak manfaat yaa. Jadi, teruslah setia mengonsumsi kopi ya! Hehehe. Sekian nih tulisan dari saya, semoga bermanfaat. Terimakasih!



SHARE THIS POST

Rabu, 10 Juli 2013

Apa aja sih Bahaya Kopi itu?


Halo selamat pagi teman – teman pembaca. Apa kabarnya nih? Semoga tetap baik dan selalu bersemangat ya! Udah ngopi belum? Kalo belum yuk kita ngopi sambil membaca tulisan saya tentang cara membuat kopi kemarin. Eits, denger – denger kalo kebanyakan ngopi itu gak baik ya? Nah, kali ini saya akan ngebahas tentang bahaya kopi itu sendiri.

Memang, bagi pecinta kopi seperti saya dan juga mungkin teman – teman yang baca tulisan ini sekarang, gak dapet asupan kafein sehari itu rasanya gemana gitu. Gak enak banget, risau kacau balau deh kalo bahasa anak gaul jaman sekarang. Ya gak? Hehe. Selain keenakan menikmati enaknya cita rasa kopi itu sendiri, kita mesti waspada tentang bahaya kopi yang bisa muncul. Mau tau apa aja bahaya kopi itu? Yuk simak pada artikel ini!

Kopi dapat menimbulkan seseorang menjadi Insomniers (Insomnia alias susah tidur)


Bahaya kopi yang pertama itu adalah kopi dapat membuat seseorang menjadi Insomnia. Benar kah? Menurut salah satu klinik ternama, kopi dapat menyebabkan peningkatan kesadaran atau kewaspadaan dalam saraf manusia. So, bagi teman – teman coffee lover sering mengalami kesulitan tidur gak? Kalo saya sendiri, walaupun minum kopi jam malam sebelum tidur, gak ada efeknya. Kalo ngantuk ya tidur, walaupun sebelumnya minum kopi. Apa ini dinamakan kebal kafein? Ah mungkin saja.

Kopi membuat seseorang bisa menjadi ketergantungan


Nah, kalo bahaya kopi yang satu ini saya setuju, mungkin teman – teman juga setuju. Kalo kita gak dapet minum kopi itu rasanya badan ini lemas, gelisah, dan ngerasa pusing, ya gak? Zat adiktif didalam biji kopi tuh biang keroknya. Kalo menurut orang – orang kesehatan menjadi ketergantungan terhadap kopi itu bahaya. Kalo menurut saya, gak dapet asupan kafein (baca: minum kopi) sehari itu yang bahaya. Hehehe.

Kopi dapat menyebabkan penyakit maag karena peningkatan asam lambung


Dalam suatu penelitian tentang bahaya kopi itu menyebutkan bahwa kopi dapat meningkatkan asam lambung dalam waktu lama, dan otomatis itu akan menyebabkan penyakit maag. Buat teman – teman yang memiliki penyakit maag, saya saranin untuk menjauhi kopi. Gak mau kan penyakit maagnya kambuh? Sakit loh.

Kopi dapat menyebabkan serangan jantung dan juga stroke.


Dalam penelitian Journal of Neurology tahun 2002 menyebutkan jika kita mengkonsumsi kopi 5 gelas perhari dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat pada tubuh dan juga darah kita menjadi lebih pekat. Sehingga endapan lemak pun terjadi, setelah itu penyempitan pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan juga stroke. Wih ngeri ya.

Kopi dapat menimbulkan kecemasan pada seseorang


Zat kafein yang terkandung dalam biji kopi dapat membuat seseorang menjadi cemas dan gelisah jika mengkonsumsinya dalam jumlah yang banyak perhari. Jadi buat kita, kurangi yuk jumlah kopi yang kita minum perharinya (tetep susah ya, hahaha).

Nah itu dia tuh beberapa bahaya kopi yang bisa timbul kalo kita keseringan minum kopi. Masih ada banyak sih tentang bahaya kopi. Tapi saya cukup infoin sekian, nanti kalo saya kasi tau semua nanti teman – teman pada takut dengan kopi dan sang kopi tak ada yang mencintai lagi deh (haduh lebay, haha). Walaupun bahaya kopi itu banyak, kita sebagai pecinta kopi akan tetap meminumnya. Bener gak? Hahah. Sekian tulisan saya kali ini. Selamat menjalani harinya dengan energi segelas kopi. Terimakasih!



SHARE THIS POST

Selasa, 09 Juli 2013

Berbagai Macam Cara Membuat Kopi


Ada beberapa cara membuat kopi, dari yang simpel sampai yang susah. Oya, sebelumnya saya mau ngucapin selamat pagi dulu nih ke teman – teman pembaca. Sudah ngopi kah pagi ini? Hehehe. Nah, pada tulisan ini, saya akan membahas tentang beberapa cara membuat kopi dari mulai yang simpel hingga yang agak ribet dikit. Sudah siap? Baik, yuk simak tulisan saya!

Instant Coffee


Nah, cara membuat kopi dengan instant coffee ini menurut saya adalah cara yang termudah. Saya rasa teman – teman pembaca juga mempunyai pendapat yang sama. Wong tinggal ambil gelas, robek saset, tuangkan bubuk kopi kedalam gelas, lalu seduh dengan air panas. Hmm.. Bagi orang yang mengutamakan cita rasa kopi yang istimewa mungkin tidak senang dengan cara satu ini. Cara ini cocok untuk seseorang yang ingin menikmati kopi dengan cepat.

Single Serve Coffee Machine


Cara membuat kopi dengan mesin ini pas banget buat mereka yang ingin menikmati kopi dengan cepat, selain Instant Coffee tadi yaa. Tidak perlu bingung untuk menghitung porsi bubuk kopinya seberapa, karena sudah disediakan kemasan kopi bubuk yang porsinya sudah pas untuk secangkir kopi. Teman – teman hanya perlu menuangkan kemasan itu ke dalam mesin kopi lalu panaskan. Jadi deh!

Espresso


Buat temen – temen yang sering nongkrong ke coffee shop familiar banget deh dengan alat ini, ya gak? Cara membuat kopi dengan Espresso ini memang banyak kita temukan di coffee shop. Mesin Espresso ini adalah mesin kopi yang bisa dibilang sangat canggih, bisa ngatur semuanya dalam pembuatan kopi. Mesin ini ada dua jenis, yaitu manual dan otomatis. Kalo yang teman – teman temukan di coffee shop itu biasanya mereka gunakan yang manual. Nah sedangkan kalo pengin beli mesin ini untuk dirumah, saya saranin yang otomatis aja, karena lebih praktis tis tiss.. hehe.

Turkish Coffee


Nama lainnya adalah Arab Method. Cara membuat kopi seperti ini adalah nenek moyangnya pembuatan kopi yang pertama nih, yaitu pembuatan kopi yang pertama kali ditemukan. Cara ini cocok banget buat teman – teman yang menginginkan kopi dengan rasa yang strong dan concentrated. Kalau teman – teman merupakan orang yang suka kopi macam itu, kenapa tidak dicoba? Hehe. Cara pembuatannya memang agak sedikit merepotkan sih buat teman yang pengin buatnya dirumah. Kalian mesti punya alat penggiling kopi yang namanya kahve degirmeni dan juga bejana yang namanya ibrik. Nama yang aneh ya? Memang, namanya juga Turkish Coffe, ya namanya gak jauh – jauh dari Turki lah. Biji kopi digiling dulu, lalu diletakan di ibrik itu, oya jangan lupa gula dan air diletakan juga disana ya. Ribet? Memang. Hehe.

Cold Water Method


Cara membuat kopi dengan metode ini memiliki nama lain yaitu cold brew coffee. Buat yang suka praktis – praktis gak akan suka deh dengan cara ini. Kenapa? Karena kopi hasil pembuatan dengan cara ini mesti didiamkan selama 12 jam baru bisa diminum. Lama? Sudah pasti. Hahaha. Jadi mesti sabar dulu ya demi bisa menikmati kopi dari cara Cold Water Method ini. Denger – denger kopi dingin hasil dari pembuatan cara ini berteman dekat banget buat temen yang punya kesensitifan perut dengan asam kopi. Horeee.. Haha. Oya, kopi ini biasa disajikan panas, bisa dingin, ataupun dicampur dengan bahan – bahan yang lain misalnya coklat. Boleh tuh dicoba buat temen – temen yang suka menunggu ya. Lumayan, latihan sabar, nunggu 12 jam coy!

French Press


Cara membuat kopi dengan French Press memang familiar, selain Espresso tadi. Kalian bisa liat cara ini di coffee shop disekitar daerah kota kalian. French Press juga dikenal dengan Cafetiere atau Plunger. Kopi yang di hasilkan oleh alat dari cara French Press ini memiliki cita rasa yang mantap dari bubuk kopi itu sendiri. Kalo mau bikin kopi ini dirumah, bisa banget! Kalian beli biji kopi dulu di coffee shop terdekat yang ngejual. Harga alatnya juga gak mahal dan gampang dicari. Trus coba deh bikin sendiri dirumah. Ceritanya nyobain jadi barista, ya gak? Hehehe.

Drip Method


Nah, cara membuat kopi yang terakhir ini bisa disebut juga cara kopi tetes atau dalam bahasa lainnya disebut Filter Method. Cara ini merupakan cara yang paling banyak dipakai karena caranya yang sederhana dan juga keefisienannya. Berikut langkah – langkah membuat kopi dengan cara ini. Air dituangkan ke bubuk kopi yang sudah ditaruh diatas kertas saring, kedalam bejana kopi. Setelah itu, panaskan bejana kopi tersebut dan kopi siap dinikmati. Kopi yang dihasilkan sangat lembut dan juga memiliki cita rasa yang mantap! Perlu di coba nih, hehehe.

Nah itu dia tuh beberapa cara membuat kopi pilihan saya. Sebenarnya masih banyak sih cara yang unik dan keren. Tapi, saya pengin teman – teman pembaca kreatif dalam pembuatan kopi. Siapa tau, cara yang teman – teman temukan dan pakai nanti akan menjadi trend pembuatan kopi dimasa datang? Who knows. Hehe. Sekian tulisan saya kali ini, selamat pagi dan selamat menikmati secangkir kopi. Terimakasih!



SHARE THIS POST